syarat syarat mendonor darah
Persyaratan dasar untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah adalah pendonor berusia 17 hingga 70 tahun. Berat badan minimal adalah 45 kg dengan tekanan darah sistole di bawah 180 dan diastole di bawah 100, untuk orang dengan tekanan darah yang cenderung tinggi. Sementara, orang dengan tekanan darah rendah, tekanan darah sistole/diastole yang dianggap aman adalah 90/50. Pendonor juga sebaiknya memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dL, dan tidak lebih dari 20 g/dL.
Setelah hal di atas telah dipenuhi, maka Anda harus lulus syarat berikutnya, yaitu memiliki tubuh sehat secara jasmani. Hal ini penting mengingat darah Anda akan masuk ke dalam tubuh seseorang. Jika Anda memiliki penyakit tertentu, maka bisa memengaruhi kondisi kesehatan penerima.
Berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk menjadi pendonor darah:
Setelah hal di atas telah dipenuhi, maka Anda harus lulus syarat berikutnya, yaitu memiliki tubuh sehat secara jasmani. Hal ini penting mengingat darah Anda akan masuk ke dalam tubuh seseorang. Jika Anda memiliki penyakit tertentu, maka bisa memengaruhi kondisi kesehatan penerima.
Berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk menjadi pendonor darah:
- Tidak diizinkan dokter untuk menyumbangkan darah terkait kondisi kesehatan Anda.
- Menderita diabetes.
- Menderita kanker.
- Mengidap penyakit jantung dan paru-paru.
- Memiliki tekanan darah tinggi.
- Menderita epilepsi atau sering kejang-kejang.
- Mengidap penyakit menular atau berisiko terkena penyakit menular seperti sifilis, HIV/AIDS, flu, hepatitis B dan/atau C.
- Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
- Memiliki gangguan perdarahan seperti hemofilia.
- Pernah menjadi pecandu narkoba atau minuman keras.
Konsultasikan kondisi kesehatan dan gaya hidup Anda dengan sejujurnya kepada petugas donor sebelum mendonorkan darah. Ini berguna untuk memastikan kesehatan Anda tidak akan terganggu dan untuk menghindari risiko pada penerima darah.
Pastikan kondisi tubuh sedang prima sebelum melakukan donor darah. Jangan lupa konsumsi makanan yang sehat sebelum pengambilan darah dilakukan. Hindari makanan berlemak karena bisa memengaruhi kualitas darah Anda. Cobalah untuk banyak minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan dan tidur yang cukup pada malam hari sebelumnya. Anda juga disarankan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang berat atau mengonsumsi minuman keras pada satu hari sebelum melakukan donor darah.
Sebelum proses pengambilan darah dilakukan, petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengevaluasi apakah Anda layak menjadi pendonor darah. Saat pengambilan darah, sebuah jarum steril akan dimasukkan ke pembuluh darah vena pada lengan Anda. Selama 5-10 menit, darah Anda akan disedot sebanyak 10 persen atau sekitar 470 ml. Namun Anda tidak perlu khawatir akan kekurangan darah, karena secara alami tubuh akan memproduksinya kembali setelah pengambilan darah. Biasanya volume darah Anda akan kembali seperti semula setelah beberapa minggu pasca donor darah.
Setelah itu, Anda akan diberi minuman untuk mencegah atau meredakan pusing atau lemas. Saat itu pula Anda akan dibiarkan untuk istirahat selama beberapa waktu. Tidak sampai sejam, Anda sudah diperbolehkan pulang.
Donor darah bisa Anda lakukan kembali 3 bulan (pria) dan 4 bulan (wanita) setelah donor darah terakhir.
Agar tidak terjadi hal-hal negatif menimpa diri Anda, ikuti langkah-langkah yang dianjurkan berikut.
- Jangan melepas plester pada area suntikan selama enam jam ke depan.
- Sebaiknya jangan merokok selama dua jam setelah donor darah.
- Hindari mengangkat barang-barang yang berat.
- Banyak minum air putih.
- Konsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti kacang-kacangan atau daging merah.
Donor darah merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menyehatkan, dan dapat dilakukan secara rutin. Dari banyaknya manfaat kesehatan yang bisa Anda rasakan dari rutin donor darah, ingatlah selalu bahwa sumbangan darah Anda bisa menyelamatkan nyawa mereka yang membutuhkan. Yuk, dalam rangka Hari Palang Merah Indonesia donorkan darah Anda untuk membantu sesama sekaligus menjaga kesehatan tubuh!
artikel ini saya buat bersumber dari:
https://www.alodokter.com/apa-saja-syarat-donor-darah.html
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3614310/kenali-manfaat-rutin-donor-darah-bagi-kesehatan
Terimakasih ka bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih atas komentarnya 😊
HapusTerimakasih ka bermanfaat sekalii informasi nya
BalasHapusGood 👍👍👍
BalasHapusIlmu baru
BalasHapusNew lessons tq
BalasHapusSangat membantu dalam menambah wawasan
BalasHapusMenambah pengetahuan
BalasHapussangat membantu!:)
BalasHapus